Ineu Harap Kasus Perundungan Anak Tak Terulang

Berharap kasus bullying di kalangan anak-anak, di lingkungan sekolah atau kasus serupa tidak terjadi lagi.

BANDUNGASIA.com : Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, berharap kasus perundungan di lingkungan sekolah yang menimpa siswa SD di Kabupaten Tasikmalaya dan meninggal dunia setelah depresi tidak terulang kembali.

“Kami berharap kasus bullying di kalangan anak-anak, di lingkungan sekolah atau kasus serupa tidak terjadi lagi,” kata Ineu Purwadewi Sundari, dikutip dalam keterangannya, Ahad 24 Juli 2022.

Tentunya semua pihak kata Ineu, mulai dari pemerintahan daerah di tempat korban, yakni Pemkab Tasikmalaya hingga pemerintah provinsi harus ikut menyelesaikan kasus tersebut.

Selain menjadi korban perundungan, berdasarkan keterangan ibu kandung korban, anaknya juga dipaksa untuk menyetubuhi kucing sambil direkam dan videonya direkam oleh pelaku ke media sosial.

Ineu menuturkan pendampingan anak oleh keluarga dan sekolah perlu ditingkatkan agar kasus serupa tidak terulang kembali.

“Kasus bully ini sangat memprihatinkan dan saya sangat menyesalkan ada kejadian atau kasus bully yang tidak etis ini. Ini tentunya jadi tugas bersama orang tua dan juga sekolah. Peran guru BP juga harus muncul untuk konseling,” ucap Ineu.

Dikatakannya, hadirnya perda perlindungan perempuan dan anak di Jabar saat ini harus diimplementasikan lebih sebagai antisipasi atau pencegahan adanya korban.(bda)