BANDUNGASIA.com, GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin sambut kepulangan 10 warga Garut yang selamat dari musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Tanjung Selatan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). Ke-10 korban tersebut tiba di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Garut, Kamis (17/9/2026).
“Satu dari 10 korban yang tiba memerlukan perhatian medis lebih mendalam, sedangkan kondisi lainnya secara umum aman,” kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dikutip dalam keterangannya, Selasa (22/92026).
Menurut Syakur, pihaknya tetap akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk mengantisipasi gangguan kesehatan, khususnya kondisi kesehatan bagian dalam.
Selain kesehatan fisik, Pemkab Garut juga memperhatikan kondisi psikologis para korban karena masih terdapat 10 warga Garut yang belum ditemukan.
Para korban selamat untuk sementara ditahan kepulangannya karena tinggal di lingkungan yang sama dan dikhawatirkan mengalami dampak psikologis dari peristiwa tersebut.
“Jadi kalau kejadian sekaligus banyak ini mungkin bisa menimbulkan rasa menyentuh rasa keprihatinan mereka, jadi kita tahan dulu disini, nanti kira-kira sudah agak malam supaya lebih tenang mereka kembali ke rumahnya masing-masing. Karena mereka juga mau pulang,” tutur Syakur.
Syakur menerangkan, berdasarkan data Pemkab Garut, total korban dalam peristiwa tersebut berjumlah 23 orang.
Dari jumlah tersebut, satu orang merupakan warga asal Garut yang telah memiliki KTP Cianjur sehingga pendataan Pemkab Garut mencakup 22 orang.
“Jadi semuanya 12 orang (yang sudah terkonfirmasi), masih ada 10 yang sedang kita tunggu. Data yang kita miliki semuanya dan kita juga melakukan pengecekkan, sekarang kita juga cek semuanya data-data kependudukannya,” lanjutnya.
Sebagai langkah penanganan, Pemkab Garut akan membentuk tim terpadu yang melibatkan Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan Dinas Sosial.
Tim tersebut disiapkan untuk membantu pemulihan kesehatan dan psikologis korban agar dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
“Nanti kita akan bikin tim terutama Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Dinsos supaya mereka mendapatkan pemulihan segera, supaya nanti beraktivitas kembali, karena menurut saya mereka kemungkinan besar mengalami trauma,” tandasnya.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pemerintah provinsi akan memberikan uang tunggu sebesar Rp7 juta bagi masing-masing dari 12 korban selamat dalam insiden kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang saat ini masih berada di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Rinciannya Rp2 juta untuk tiket pesawat pulang, Rp1 juta untuk bekal selama di sana, Rp4 juta untuk keluarga di rumah karena mereka kehilangan uang di kapal hasil kerja selama satu bulan,” kata Dedi, Selasa (15/9/2026).
Sementara itu, apabila terdapat korban meninggal dunia akibat musibah laut tersebut, KDM menegaskan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan santunan uang duka kepada pihak ahli waris sebesar Rp25 juta untuk setiap korban jiwa. (yug)