BANDUNGASIA.COM | “Tak cuma dari dalam negeri, pemesanan pun datang dari luar negeri, seperi Filipina dan Australia,” tutur Feri Soemantri saat ditemui di rumah produksi, Jalan Cibogo, Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.
Dari hobi sepeda, Feri memulai usaha sepeda custom ini secara tidak sengaja. Berawal iseng “memutilasi” sepeda gunung milik pribadinya pada dua tahun silam, Wa Fey sapaan akrabnya, tertarik membuat sepeda yang ia namai MV Corp Bandung. Bahkan kini sudah terkenal di kalangan para pencinta sepeda Tanah Air.
Sepeda yang dibuat di bengkel MV Corp Bandung ini memiliki keunikan secara ukuran dan bentuk, lebih mungil dari sepeda pada umumnya. Minivelo, itulah jenis sepeda yang dibuat Feri. Menurutnya, Minivelo ini lebih gesit, irit energi, dan enak dibawa pada saat menjajal tanjakan dibanding sepeda berukuran besar.
Dalam sebulan, MV Corp Bandung bisa memproduksi 30 kerangka sepeda. Saat pandemi, di mana sepeda makin banyak diminati masyarakat, permintaan sepeda jenis minivelo semakin meningkat.
Minivelo ini pun ia pasarkan secara online. Peminatnya tidak hanya dari Indonesia bahkan sampai pasar dunia, seperti Filipina dan Australia. Untuk 1 unit minivelo dibanderol 5 hingga Rp24 juta rupiah tergantung desain dan spesifikasinya.
Semakin menjamurnya orang yang hobi bersepeda, ia berharap hal itu bukan hanya menjadi tren, tapi juga berkontribusi dalam mengurangi polusi udara.* Asep Solihin