BANDUNGASIA.COM | Posyandu di Kota Bandung, tepatnya di Kelurahan Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo mendapat predikat terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat. Kini, Posyandu tersebut mengikuti penilaian Posyandu Aktif dan Rumah Tangga ber-PHBS mewakili Provinsi Jawa Barat di tingkat Nasional.
Posyandu di Kota Bandung terpilih menjadi 4 Posyandu terbaik se-Indonesia dan akan bersaing bersama tiga kota lainnya yaitu DKI Jakarta Selatan, Sleman Yogyakarta dan Gorontalo.
Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengatakan, penilaian ini hal yang tepat. Sebab untuk mewujudkan masyarakat Kota Bandung sehat diperlukan Posyandu yang aktif dan rumah tangga yang sadar PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).
Menurut Oded, standar PHBS terlihat sederhana tapi ternyata sulit dilaksanakan secara konsisten. Jika tidak ada yang mengingatkan PHBS, biasanya cenderung dilupakan.
Maka selain keluarga, Posyandu hadir menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan PHBS di masyarakat.
Posyandu hadir melayani ibu dan bayi agar selalu sehat, memastikan bayi lahir dengan bantuan tenaga kesehatan, asupan asi dan gizi bayi mencukupi agar pertumbuhannya sesuai umur. Termasuk memastikan rumah bebas dari jentik nyamuk, tidak ada yang merokok, serta memiliki jamban dan air yang bersih.
Ada 11 inovasi yang dimiliki Posyandu Kelurahan Husein Sastranegara, dan atas inovasi itulah yang menghantarkan Kota Bandung menjadi posyandu keempat terbaik se-Indonesia.
1. Kujaga (Kenali Usut Jangan Sampai Ganas)
2. Getar Kadu (Gerakan Pintar Kader Posyandu)
3. Si Centring (Asi Lancar Atasi Stunting )
4. Kasih (Kader Saba Imah)
5. Misting Beureum (Beras Enak Bergizi dan Murah)
6. Hidup Bersih Bersanitasi
7. My Darling (Masyarakat Sadar Lingkungan)
8. Jari Lentik (Jumaah Walagri Lengitkeun Jentik)
8. Buruan SAE
9. Bandung Tanginas
10. Pujasera (Program Masyarakat Sehat dan Gembira)
11. Opra (Stop Merokok Apapun Bentuknya).©