Pelaku Pembacokan Remaja hingga Tewas di Kebun Karet Cipatat KBB Diciduk Polisi

Korban kena bacok bagian leher, punggung sama perut. Sempat lari ke kebun karet, hingga meninggal dunia.

BANDUNGASIA.com | Lima anggota geng motor pelaku pembacokan hingga menewaskan seorang remaja berusia 17 tahun berhasil diciduk jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi. Kelima pelaku adalah, MIW (18), RH(18), YAF (21), SPE (23) dan satu pelaku yang masih dibawah umur berusia 17 tahun.

Kapolres Cimahi, AKBP Imron Ermawan, mengatakan kasus pembunuhan terhadap remaja yang diketahui anggota XTC bermula ketika para pelaku berkumpul bersama anggota geng motor Moonraker untuk merayakan malam pergantian tahun baru.

Dalam perbincangan, mereka merencanakan hunting atau memburu anggota XTC yang setahu mereka tengah merayakan anniversary.

Tak lama kemudian korban yang berboncengan dengan temannya yang mengenakan jaket XTC.

“Kemudian korban dikejar oleh para pelaku,” kata AKBP Imron membeberkan pengakuan para pelaku saat dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Selasa 11 Januari 2021.

“Mereka mengaku anggota Moonraker,” ucap salah seorang pelaku.

Kemudian di Jalan Cipatat – Saguling, Bandung Barat pada korban akhirnya terkejar hingga dihujani dengan berbagai bacokan menggunakan berbagai senjata tajam.

Korban sempat melarikan diri ke perkebunan karet hingga ditemukan meninggal dunia. Korban ditemukan di area kebun karet PTPN VIII, Kampung Cipeureudeuy, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin 2 Januari 2022.

“Korban kena bacok bagian leher, punggung sama perut. Sempat lari ke kebun karet, hingga meninggal dunia,” terangnya.

Setelah melakukan aksinya, para pelaku kabur ke berbagai daerah seperti Garut. Polisi pun membentuk tim gabungan untuk menangkap pelaku, hingga akhirnya berhasil diamankan semua.

Para pelaku pun diancam dengan Pasal 338 KUHPidana hukuman maksimal 15 tahun penjara dan Pasal 365 dengan ancaman hukuman seumur hidup.[bda]