BANDUNGASIA.COM | Peran media digital pada masa pandemi covid-19 meningkat. Karena sejak pandemi, menjadikan semua aktivitas dan gerak masyarakat di luar rumah sangat dibatasi. Adanya protokol kesehatan yang harus dipatuhi, seperti sering mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak yang dituntut menjadi kebiasaan baru dalam keseharian baik itu dikantor, sekolah, pasar dan ditempat umum lainnya.
Masyarakat dituntut untuk menghindari kerumunan karena untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang lebih meluas. Hal itu sangat tidak mudah untuk dilakukan mengingat jumlah penduduk Indonesia terbilang sangat banyak, tentunya memerlukan kerja sama semua pihak. Sehingga pada awal bulan Maret 2020, pemerintah menghimbau agar semua aktivitas masyarakat baik itu perkantoran, sekolah dan kegiatan yang lainnya untuk dilakukan secara work from home atau bekerja dari rumah dan PJJ (pembelajaran jarak jauh). Ini yang menjadikan peran media digital meningkat.
Di jaman yang modern ini, tentunya sudah menjadi sebuah kebutuhan memiliki media digital minimal sebuah gadget untuk bisa melakukan aktivitas pengganti di luar jaringan. Dari sebuah gadget saja kita bisa terbantu dengan adanya aplikasi-aplikasi belanja online, rapat online, aplikasi e-book, dan masih banyak lagi. Ini merupakan dampak positif dari media elektronik, yang menjadikan semua aktivitas lebih efisien karena bisa dikerjakan dimana saja dan kapan saja.
Adapun dampak negatif dari penggunaan media digital secara berlebihan tersebut, seperti radiasi yang terpancar dari gadget, sehingga kesehatan mata juga perlu diperhatikan terutama pada anak-anak. Selain itu, penyebaran berita hoax pada media massa juga banyak. Maka dari itu, mengingat semua kegiatan dilakukan secara daring (dalam jaringan), tidak lupa juga pentingnya pengetahuan tentang literasi digital yang dimana kita harus bersikap bijak, berpikir kritis dan kreatif dalam menentukan bacaan dan informasi pada masa pandemi ini.©
Penulis : Alfira Rohaina, Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Indraprasta PGRI Jakarta