Banjir Rendam Dua Kecamatan Surut, BNPB: Tiga Kecamatan Potensi Banjir di Kota Cimahi

BANDUNGASIA.com : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi melaporkan banjir yang melanda dua kecamatan di Kota Cimahi telah surut, Rabu 21 September 2022. Warga bersama BPBD Kota Cimahi dan tim gabungan bergotong royong membersihkan material sampah dan lumpur yang tersisa pascabanjir.

“Banjir tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Cimahi,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya diterima redaksi, Kamis 22 September 2022.

Akibat peristiwa ini, terdapat dua kelurahan terdampak yakni Kelurahan Melong di Kecamatan Cimahi Selatan dan Kelurahan Baros di Kecamatan Cimahi Tengah. Tercatat banjir berdampak pada 443 KK atau 1.784 jiwa, 445 rumah warga dan 1 tempat ibadah. BPBD setempat melaporkan tinggi muka air (TMA) 80 – 150 sentimeter.

Merespon kejadian banjir ini, Tim BPBD Kota Cimahi langsung terjun ke lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melakukan pendataan warga terdampak dan kerugian materil lainnya. Selain itu, BPBD juga telah mendistribusikan bantuan sandang dan pangan kepada warga yang terdampak.

Merujuk informasi prakiraan cuaca BMKG untuk Kota Cimahi hari ini hingga besok Jumat 23 September 2022, masih berpeluang hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir/kilat dan angin kencang.

“Di lihat dari analisis kajian inaRISK, wilayah Kota Cimahi memiliki 3 Kecamatan dengan potensi bahaya banjir kategori sedang hingga tinggi,” kata Muhari.

BNPB mengimbau kepada pemangku kepentingan di daerah setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi curah hujan tinggi.

Selanjutnya, bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai, apabila terjadi hujan sangat deras dengan durasi lebih dari satu jam dan jarak pandang kurang dari 50 meter, masyarakat diharapkan melakukan evakuasi sementara ke tempat yang lebih aman. (bda)