Duka Awal Tahun, 2 Balita dan 3 Korban Perahu Terbalik di Waduk Cirata Meninggal

BANDUNGASIA.COM | Duka awal tahun, lima orang meninggal dunia akibat kapal tongkang terbalik di Waduk Cirata, Kampung Pasir Wetan, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, Jumat (1/1/2021).

 

Lima orang penumpang perahu tongkang yang terbalik ditemukan dalam konidisi meninggal dunia di antaranya dua orang balita.

 

“Tim SAR Gabungan menemukan lagi empat korban lainnya dalam kondisi meninggal dunia,” kata Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah, Jumat (1/1/2021).

 

Keempat korban tersebut adalah Badar (25 tahun), Eneng (25 tahub), Aqila (5 tahun), dan Jian (1 tahun)

 

Menurut Deden keempat korban tersebut ditemukan usai tim gabungan melakukan penyisiran di Waduk Cirata usai mendapat laporan perahu terbalik. Pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 18.00 WIB saat menemukan empat orang yang sebelumnya dinyatakan hilang.

 

Empat orang korban ini menyusul satu korban lainnya yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi meninggal atas nama Ai Latifah (41 tahun), warga Purwakarta.

 

Baca juga:

PLTS Terapung Cirata Dibangun

Insiden perahu terbalik ini terjadi pada Jumat (1/1/2021) siang di Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta, pukul 12.30 WIB. Perahu yang terbalik merupakan perahu jenis tongkang.

 

Perahu berisi satu pengemudi dan tujuh penumpang tersebut tengah melaju ke arah kolam jaringan apung. Setelah maju sekitar 20 meter, perahu tersebut goyang diduga kelebihan muatan.

 

Pukul 16.30 WIB, Tim menemukan Korban An. Eneng (25), pukul 16.40 WIB Tim SAR Gabungan menemukan korban An. Badar (25), pukul 18.00 WIB Tim SAR Gabungan menemukan Korban An. Zian (1) dan terakhir pukul 18.30 WIB Tim SAR Gabungan menemukan Aqila (7). Selanjutnya seluruh korban dibawa ke rumah duka

 

Sementara, korban selamat adalah, Angga, Uca, Ika, Fitri dan Desi.

 

Berdasarkan info dari tim di lapangan korban bernama Badar sebenarnya tidak naik perahu, dia menunggu di tepi kolam. “Setelah melihat perahu tenggelam, Badar berniat menolong dengan berenang namun tidak lama kemudian Badar ikut tenggelam dan ditemukan meninggal dunia,” kata Deden.

 

Adapun Unsur SAR yang berada di lapangan yaitu Basarnas Bandung, Damkar Purwakarta, Dishub Cianjur, Satpol PP Kec. Maniis, Pramuka Purwakarta dan BPWS Purwakarta.©