BANDUNGASIA.com | “Highline” namanya, Sabtu 18 Desember 2021, digelar festival di Tebing Hawu dengan tajuk “Bandung Highline Festival”. Ketua Acara Bandung Highline Festival, Vinni, mengatakan Highline merupakan salah satu cabang olahraga dari slackline, yaitu olahraga dengan berjalan di atas tali pipih. Perbedaannya, highline dilakukan di ketinggian.
“Di atas 13 meter sudah dibilang sebagai Highline dan dilakukan dengan alat safety (pengaman),” kata Vinni, di Tebing Hawu, Padalarang, Sabtu 18 Desember 2021.
Menurutnya, olahraga ini memiliki beragam manfaat, lo. Di antaranya, melatih saraf motorik, keseimbangan, fokus, dan konsentrasi. “Bahkan, Highline juga termasuk dalam fisioterapi sebagai metode penyembuhan luka trauma,” ungkapnya.
Vinni mengatakan, Highline di Tebing Hawu mencapai 200 meter, menjadikannya sebagai lintasan Highline terpanjang se-Indonesia. “Bahkan, saya bisa jamin ini adalah lintasan terpanjang se-Asia Pasifik. Kalau lintasan yang tertinggi itu ada di Tebing Parang dengan tinggi 800 meter mdpl,” tuturnya.
Bandung Highline Festival sendiri diinisiasi oleh komunitas olahraga bersama Pusing Panda. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari dan dihadiri 55 Highliner di Nusantara. Bahkan, 2 Highliner yang berasal dari Wina, Austria turut memeriahkan kegiatan tersebut.[Disdik Jabar]