Geladi Peringatan Dini Bencana di Bandung Barat

"Geladi peringatan dini merupakan salah satu metode"

BANDUNGASIA.com : Direktorat Peringatan Dini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar geladi peringatan dini bencana tanah longsor di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Bandung Barat, Kamis 3 November 2022. Serangkaian kegiatan mulai dari finalisasi dan pra geladi yang sudah sebelumnya dilaksanakan menjadi salah satu upaya pengingkatan kapasitas di level masyarakat.

“Peringatan dini harus mampu menjangkau masyarakat luas _accessible_, sifatnya segera _immediate_, tegas, tidak membingungkan _coherent_ dan resmi _official_. Peringatan Dini sebelum terjadinya bencana sangat penting untuk dipersiapkan. Pemberitahuan kepada masyarakat tentang tanda-tanda akan datangnya suatu bencana dapat membantu masyarakat dalam mempersiapkan sedini mungkin. Penyebaran informasi dapat melalui berbagai bentuk dan jenis media, salah satunya yakni melalui sirine peringatan dini bencana,” jelas Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Dra. Prasinta Dewi, MAP.

Kegiatan diikuti berbagai unsur Pentahelix ini memiliki agenda finalisasi struktur Tim Siaga Bencana, protokol peringatan dini bahaya tanah longsor, protokol diseminasi informasi, protokol evaluasi, protokol pemantauan dan finalisasi peta jalur evakuasi.

Selain itu, Tim juga memasang Alat Peringatan Dini Gama _Early Warning System_ (EWS) untuk mendeteksi potensi bahaya tanah longsor di Dusun I, Kampung Sulaksana, Desa Cikahuripan. Sistem yang dirancang untuk memantau, mendeteksi, dan memberikan peringatan bahaya potensi longsor. Sistem ini dilengkapi dengan sensor teknikal dari _extensometer_ (alat deteksi pergetakan tanah), _tilt meter_ (alat deteksi perubahan posisi kemiringan permukaan tanah/batuan pada lerang) dan _rain gauge_ (pendeteksi curah hujan).

Geladi peringatan dini merupakan salah satu metode yang didasarkan pada skenario latihan yang telah disepakati dengan tujuan menguji keberfungsian alat serta respon Tim Siaga Bencana dan masyarakat terhadap informasi peringatan yang dikeluarkan dari alat tersebut.

Kegiatan Geladi Peringatan Dini Bencana ini diharapkan dapat dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sekaligus menguji keberfungsian alat. Dengan begitu, penanggulangan bencana dapat dilakukan dengan mempersiapkan langkah penyelamatan dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

Turut hadir dalam kegiatan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M. Si, Direktur Peringatan Dini BNPB Ir. Afrial Rosya, M.A.,M.Si, Kepala Pelaksana BPBD Kab. Bandung Barat H. Duddy Prabowo, S.Sos., M.M, Tim UGM, OPD Kab. Bandung Barat dan Jajaran Forkopimcam Lembang.(bda)